Korelasi antara Boedi Oetomo dan Hari Kebangkitan Nasional
Korelasi antara Boedi Oetomo dan Hari Kebangkitan Nasional
Sedikit mengulas, agar kembali mengingat mengenai sejarah bangsa kita.
Mengenai Hari Kebangkitan Nasional yang seringkali diperingati setiap tanggal 20 Mei, erat kaitannya dengan Organisasi Masa Pergerakan Nasional Indonesia, yaitu Boedi Oetomo.
Boedi Oetomo dibentuk setelah dilakukannya diskusi oleh para cendekiawan Jawa atau mahasiswa STOVIA (School tot Opleiding Van Indische Artsen) di Jakarta pada 20 Mei 1908. Para cendekiawan itu adalah Soetomo, Goenawan Mangoenkoesoemo, Soeradji Tirtonegoro, Gondo Soewarno, Soelaiman, Angka Prodjosoedirdjo, M. Soewarno, Mohammad Saleh, dan Raden Mas Goembrek.
Tujuan didirikannya Boedi Oetomo yang tercetus dalam kongres pertamanya di Yogyakarta pada Oktober 1908 adalah untuk menjamin kehidupan sebagai bangsa yang terhormat. Fokus pergerakan Boedi Oetomo adalah dalam bidang pendidikan, pengajaran, dan kebudayaan.
Presiden Soekarno mencetuskan hari berdirinya Boedi Oetomo sebagai Hari Kebangkitan Nasional dan mulai diperingati pada 20 Mei 1948 di Istana Kepresidenan.
Boedi Oetomo menjadi tonggak awal bangkitnya kesadaran akan pentingnya semangat persatuan dan kesatuan bangsa. Boedi Oetomo juga disebut-sebut sebagai organisasi pertama di Indonesia yang bersifat nasional dan modern dalam sejarah. Boedi Oetomo juga menjadi inspirasi bagi organisasi-organisasi lainnya yang berkembang di masa pergerakan nasional.
~theazzahra~


Komentar
Posting Komentar